Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Gambar Pulau Pramuka – Fakta Unik Geisha dari Kyoto

Gambar Pulau Pramuka – Tidak dapat disangkal, satu diantara hal menarik di Jepang yaitu Geisha. Gion di Kyoto juga jadi tempat tujuan banyak traveler yang mau bersua Geisha. Asal tahu saja, ada beberapa cara spesial untuk dapat  bersua serta berfoto dengannya.

Fakta Unik Geisha dari Kyoto

Geisha dapat didapati dimana saja di Jepang, tetapi Kyoto jadi kota awal kelahiran budaya itu. Di Gion, menguber serta bersua geisha jadi satu diantara objek yang dikerjakan banyak traveler. Ditengok CNN,  Senin (8/9/2014) inilah beberapa cara menguber geisha di Gion :

1. Hati-hati waktu memphoto mereka
Geisha bukanlah objek photo yang dapat seenaknya diabadikan. Perlu ketentuan waktu mau memphoto mereka. Geisha yaitu sisi dari budaya serta histori Jepang yang perlu dihormati kebanyakan orang, termasuk juga traveler. Jadi, Anda tak dapat asal-asalan memphoto mereka. Waktu beberapa geisha nampak, janganlah memotong jalur. Potret saja dari samping atau belakang. Janganlah sekali-kali jalan di depan mereka sembari memphoto. Di banding memphoto candid serta tampak tak sopan, kenapa tak izin dengan baik-baik. Tak ada kelirunya meminta izin pada geisha waktu mau memphoto mereka.

2. Umumnya keluar waktu sore hari
Hanamachi jadi lokasi rumah geisha di Kyoto. Umumnya traveler menanti hadirnya geisha disana. Tetapi, kapankah saat yang pas untuk menanti kehadiran beberapa geisha atau geiko? Nyatanya, saat paling pas menanti geisha yaitu jam 17. 45 saat setempat. Lantaran sore hari, yakinkan memakai mode photo yang pas supaya akhirnya bagus.

3. Eits, mereka tidak sama!
Seluruhnya geiko ikuti pelatihan atau sekolah, yang mengajarkan perihal seni serta kultur Jepang. Dari mulai upacara minum teh, langkah merangkai bunga, hingga belajar memainkan bermacam alat musik. Calon geiko yang masih tetap melakukan pelatihan ini dimaksud maiko. Nah, Maiko mempunyai hiasan bunga di rambutnya. Ketidaksamaan ke-2 terdapat pada obi atau ikat kimono. Avi menuturkan, obi punya maiko lebih panjang
serta menjuntai ke bawah sesaat obi geiko dilipat jadi bentuk kotak dibagian punggung mereka. Maiko juga kadang-kadang kenakan sandal jepit dari kayu yang memiliki hak tinggi, sesaat geiko memakai sandal kayu memiliki hak rendah.

4. Mungkin saja geisha palsu
Kebanyakan orang dapat memakai kostum geisha, termasuk juga masyarakat serta beberapa turis. Oleh karena itu, ada geisha yang ramah, ada pula yg tidak terlampau ramah. Bila geisha asli, umumnya mereka cuma konsentrasi keluar rumah untuk bekerja serta kembali dengan cepat ke rumah. Tidak ada saat untuk berpose serta tersenyum ke kamera.Bila kebetulan traveler temukan geisha yang ramah serta ingin di ambil photo, besar kemungkinan itu bukanlah yang asli. Umumnya geisha palsu ini adalah turis yang datang dari Hong Kong, Tokyo atau taiwan. Geisha palsu tampak di seputar ruang Kiyomizu.

Related posts