Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Harga Pulau Tidung – Bukan Austria, Bukan Juga Bukit Telletubies, Ini di Sleman

Harga Pulau Tidung – Dalam film classic 'Sound of Music' kita nikmati indahnya Austria dengan bukit menjulang, rumput hijau serta domba-domba berkeliaran. Mereka yang kampung halamannya di Sleman tidak usah ke Austria. Main saja ke Candi Abang. Candi Abang berlokasi di Dusun Sentonorejo, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, DI Yogyakarta. Namanya datang dari kata Abang yang berarti merah dalam bhs Jawa.

Bukan Austria, Bukan Juga Bukit Telletubies, Ini di Sleman

Mempunyai ukuran alas seputar 36 x 34 mtr., serta tingginya belum dapat diprediksikan. Candi ini bentuk aslinya seperti Piramida, dengan sumur di tengahnya yang dimaksud oleh orang-orang Sumur Bandung. Candi yang ada diatas bukit ini, ada sejenis tangga masuk yang terbuat dari batu gamping. Material Candi Abang terbuat dari bata merah, seperti namanya.

Seiring waktu berjalan, material candi yang terbuat dari bata itu melapuk, serta candi ini juga beralih bentuk jadi suatu bukit yang ditumbuhi banyak rumput, sampai nyaris tidak tampak lagi bagaimana bentuk piramida dari Candi Abang. Pergantian bentuk dari fisik Candi Abang itu jadi satu kekhasan sendiri dari candi-candi lain yang ada di Yogyakarta.

Sayang, kurang banyak info bagaimana histori berdirinya Candi Abang. Tetapi Candi Abang sendiri adalah sisi dari deretan website purbakala yang di Yogyakarta. Walau sedikit info tentang histori serta asal usul Candi Abang, candi ini adalah peninggalan agama Hindu. Ada mitos menarik tentang candi ini, di mana konon orang-orang setempat yakin bila candi ini ditunggui oleh Kyai Jagal yang disebut pelindung dari semua rusaknya. Sampai pada zaman penjajahan Jepang dahulu, masyarakat kerap berlindung di Candi Abang dengan harapan Kyai Jagal bisa membuat perlindungan mereka.

Mitos lain tentang Candi Abang yaitu ada bongkahan emas sebesar kerbau, tetapi belum ada yang berani menunjukkan mitos itu. Saat ini Candi Abang dengan memiliki bentuk yang mirip suatu bukit dengan ditumbuhi rerumputan hijau jadi tempat beberapa orang-orang seputar menggembalakan ternaknya, seperti domba. Tempatnya yang cukup jauh dari pusat Kota Yogyakarta serta cukup terpencil, bikin candi ini sedikit dikunjungi oleh orang-orang.

Candi ini dapat bukan hanya adalah daerah maksud maksud wisata utama seperti candi lain sebagai tempat wisata. Tetapi lantaran kekhasan juga kecantikannya, Candi Abang terus pantas serta layak di kunjungi. Candi Abang terus menarik untuk tempat berwisata, hunting photo, bahkan juga untuk tempat menentramkan diri. Kita dapat duduk di puncak candi sembari nikmati keindahan panorama di sekelilingnya.

Related posts