Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Letak Green Canyon – 4 Museum Keren di Jakarta, Namun Tidak sering Dikunjungi

Letak Green Canyon – Jakarta berlimpah museum, dari yang classic sampai moderen. Sayangnya, ada banyak museum keren yang nyatanya tidak sering dikunjungi wisatawan. Mana saja ya? Banyak aspek yang jadikan suatu museum tidak sering dikunjungi wisatawan. Menurut Kasubid Pengembangan serta Pemakaian Direktorat Pelestarian Cagar Budaya serta Museum Kemdikbud, Dani Wigatna, mungkin saja lantaran letak serta kurangnya promosi. Dari wawancara dengan kami, Rabu (23/9/2014) inilah 4 museum keren yang tidak sering didatangi wisatawan :

4 Museum Keren di Jakarta, Namun Tidak sering Dikunjungi1. Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Suatu rumah bergaya classic berdiri anggun di Jl Imam Bonjol No 1, Jakarta Pusat. Bukanlah sebatas rumah, inilah Museum Perumusan Naskah Proklamasi. Cuma perlu Rp 2.000 saja untuk dapat masuk serta meresapi ke dalamnya. “Per th. pengunjungnya masih tetap dibawah 15. 000,” tutur Dani. Sayang sekali, museum bersejarah ini cuma diminati segelintir masyarakat Jakarta saja. Walau sebenarnya, museum dengan 4 ruang besar ini mempunyai fungsi utama dalam sistem kemerdekaan Indonesia. Pikirkan saja, naskah Proklamasi disusun disini. Bila mau memikirkan hebohnya perumusan naskah Proklamasi, film ‘Sukarno’ karya Hanung Bramantyo dapat melukiskan hal semacam itu.

2. Museum Sumpah Pemuda
Masih juga dalam rangkaian museum yang mempunyai fungsi utama dalam histori pembentukan Indonesia yang sayangnya tidak sering dikunjungi. Inilah Museum Sumpah Pemuda yang ada di Jl Kramat Raya No 106, Jakarta Pusat. Dalam museum ini, terdaftar dengan baik bagaimanakah cerita gigih beberapa pemuda dalam mencapai kemerdekaan bangsa ini. Sama dengan Museum Perumusan Naskah Proklamasi, cost masuknya cuma Rp 2.000 saja. Mempunyai ruang yang luas, museum ini dikemas jauh dari kata menjemukan. Bahkan juga, ada satu koleksi yang sangatlah bernilai. “Disana, ada biola WR Soepratman yang dimainkan untuk memainkan lagu Indonesia Raya di museum itu,” lanjut Dani. Siapa kira?

3. Museum Kebangkitan Nasional
Tidak jauh dari Pasar Senen, tepatnya di Jl Abdul Rahman Saleh No 26, ada satu lagi museum keren yang tidak sering didatangi wisatawan. Museum Kebangkitan Nasional namanya. Dulu, gedung ini adalah sekolah serta asrama School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA). Bermacam ruangan mempunyai benda display semasing. Tetapi umumnya tentang alat-alat kedokteran yang dipakai pada zaman dulu. Penjelasan yang tercantum di dekat benda display. “Ini dapat satu diantara museum utama, tetapi tidak sering didatangi wisatawan,” lanjut Dani.

4. Museum Basuki Abdullah
Museum keren tetapi tidak sering didatangi yang paling akhir yaitu Museum Basuki Abdullah. Basuki Abdullah sendiri yaitu satu diantara pelukis handal yang dipunyai Indonesia. “Sesungguhnya, jumlah kunjungan di museum ini telah bertambah, tetapi masih tetap termasuk kurang banyak dikunjungi, ” lanjut Dani. Museum yang dulunya rumah almarhum Basoeki Abdullah ini terdapat di Jl Keuangan Raya No 19, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Museum yang mempunyai 2 lantai ini mempunyai beragam macam lukisan karya Basuki Abdullah. Lukisan itu seperti tokoh-tokoh populer, pegunungan, laut, binatang, sampai lukisan tiga dimensi. Tidak ketinggalan, beberapa barang ‘nyentrik’ punya Basoeki Abdullah dapat juga Anda dapatkan disini. Penasaran? Mari datang kesana.

Related posts