Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Paket Liburan ke Pulau Tidung – Ini Benteng Tersembunyi di Cilacap

Paket liburan ke Pulau TidungKusbatterij Op De Land Tong Te Tjilatjap atau yang di kenal dengan Benteng Pendem jadi object wisata menarik di Cilacap. Benteng yang ada banyak menaruh misteri ini konon terhubung segera dengan pulau Nusakambangan. Terdapat di ujung Tenggara Kabupaten Cilacap tepatnya di Pantai Teluk Penyu, benteng itu di bangun pemerintahan Hindia Belanda pada th. 1861 hingga 1879. Benteng Pendem di bangun dibawah gundukan tanah yang di atasnya ditumbuhi pohon-pohon perdu, hingga jadi benteng pertahanan tersembunyi lantaran bila dari terlalu jauh cuma terlihat seperti bukit. Oleh karenanya warga seputar menyebutnya Benteng Pendem (terpendam).

Ini Benteng Tersembunyi di Cilacap

Tiruan dari benteng Rhijnauwen di Belanda itu mempunyai luas 10, 5 Ha. Tetapi dibagian Utara yakni seluas 4 Ha masih tetap jadi misteri serta belum tergali lantaran tanahnya digunakan untuk lokasi tangki penampungan minyak Pertamina Unit Pemrosesan IV Cilacap di Ruang 70. Dalam sejarahnya, Belanda memakai benteng itu untuk pertahanan yang terproteksi oleh pulau Nusakambangan. Benteng itu di bangun di tempat strategis perdagangan di Pulau Jawa Sisi Selatan. Beberapa pejuang Indonesia atau seluruhnya yang dikira musuh oleh Belanda saat itu dibawa disana untuk diintrogasi serta disiksa lantas dipenjara.

Pada th. 1942 sampai 1945, tentara Dai Nippon memakainya sepanjang Jepang menempati Indonesia. Sesudah Jepang angkat kaki, tentara Belanda kembali menggantikan benteng sampai 1950. Benteng itu pernah tidak tertangani sampai pada akhirnya jadikan markas TNI Pasukan Banteng Loreng serta tempat latihan Resimen Beberapa Komando Angkatan Darat pada th. 1952 sampai 1965.

Sepanjang 21 th., Benteng Pendem terlantar sampai pada akhirnya th. 1986 di bangun dermaga kapal serta lokasi tangki pertamina seluas 4 Ha. Lalu November 1986, seseorang entrepreneur bernama Ady Wardoyo lakukan penggalian serta membenahi lingkungan Benteng Pendem sampai pada akhirnya di buka juga sebagai obyek wisata tanggal 28 April 1987. Dari bangunan yang telah diketemukan, seluruhnya konstruksinya memakai batu bata merah tan konstruksi beton bertulang.

Waktu berwisata ke Benteng Pendem, pengunjung bakal masuk melalui gerbang yang sesungguhnya yaitu sisi belakang benteng, lantaran sisi depannya berbatasan segera dengan lokasi tangki Pertamina. Diluar bangunan benteng yang berupa sisi lima itu, ada parit yang dulunya melingkari benteng serta mempunyai kedalaman 2 mtr. sampai 3 mtr.. Tetapi saat ini parit itu telah alami pendangkalan serta beberapa telah digali.

Didalam lingkungan benteng, bangunan pertama yang didapati yaitu 14 kamar barak seluas 9, 04×5, 02 mtr. serta dua sumur di depannya. Lantas berlanjut ke segi Barat ada dua ruangan klinik nerukuran 8, 7×3, 7 mtr. serta 5, 2×3, 7 mtr.. Klinik ini adalah tempat terakhir di bangun yakni th. 1879.

Ruang lain yang rata-rata berupa sama yaitu ruangan penyimpanan senjata, ruangan gudang amunisi, ruangan akomodasi, serta ruangan dapur. Bersebelahan dengan ruangan senjata, ada penjara yang terbagi dalam tiga ruang yakni dua ruangan interogasi yang menekan ruangan penjara semasing memiliki ukuran 4×3, 4×2, 2 mtr.. Di ruangan interogasi itu masih tetap tersisa besi di dinding tempat pejuang Indonesia dipasung serta dicecar pertanyaan.

Di pinggir parit yang melingkari benteng ada empat benteng pertahanan jarak dekat yang terdapat dibagian Barat segi Utara serta pinggir Utara dengan 24 ruangan perlindungan serta 37 lubang untuk menembak. Lalu dibagian Barat segi Selatan serta pinggir Selatan ada 22 ruangan perlindungan serta 41 lubang untuk menembak. Disamping itu ada pula 11 landasan meriam dengan diameter 6, 1 mtr. diatas bangunan benteng samping Timur serta Selatan yang tertutup tanah. Di landasan meriam itu ada pintu yang untuk masuk ke tangga yang menghubung ke gudang senjata di bawahnya.

Tempat yang masih tetap jadi misteri yaitu terowongan yang terdapat dibagian Selatan. Panjang terowongan yang sukses digali meraih 113, 94 mtr. dengan lebar 3, 1 mtr. serta panjang 2, 4 mtr. hingga 4, 9 mtr.. Konon terowongan itu terhubung segera dengan pulau Nusakambangan tepatnya di pantai Pasir Putih.

Benteng itu masih tetap cukup diminati wisatawan baik lokal ataupun asing. Menurut satu diantara pemandu wisata, Totok (40), wisatawan asing rata-rata dari Belanda yang mau menunjukkan peninggalan histori itu. "Umumnya mereka mau menunjukkan bila benteng ini betul-betul masih tetap ada," kata Totok pada kami.

Lingkungan benteng juga telah dilengkapi permainan anak-anak seperti ayunan, perosotan, serta patung-patung dinosaurus. Tetapi Totok menyayangkan pihak tak bertanggung yang mencoret-coret tembok. "Terkadang itu orang pacaran seenaknya berikan 'kenang-kenangan' berbentuk coretan di tembok. Kami kesusahan mengawasi lantaran kurang jumlah karyawan, " tandasnya.

Tempat Benteng Pendem, terdapat di dekat pantai dengan beragam jenis sajian kuliner pedagang disana. Jadi bila pengunjung telah senang serta capek melingkari benteng, dapat segera menyantap hidangan laut ditemani dengan minuman kelapa muda yang fresh sembari nikmati angin laut.

Related posts