Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Paket Pulau Pari Termurah – Weekend Asik di Pulau Semak Daun, Kepulauan Seribu

Paket Pulau Pari termurah – Pulau Semak Daun sangatlah popular di kelompok wisatawan yang selesai minggu ke Kepulauan Seribu. Pulau ini kerap jadikan satu diantara spot kemping sebelum saat island hopping ke pulau lain. Untuk beberapa penggemar kemping di alam bebas, Pulau Semak Daun juga adalah satu diantara destinasi yang baik untuk dituju. Pesona pantainya yang landai mempunyai pasir yang putih, ombak yang relatif tenang, dan ada toilet sejumlah 3 buah yang dapat jadikan juga sebagai tempat basuh setelah berenang di pantai maupun snorkeling.

Weekend Asik di Pulau Semak Daun, Kepulauan Seribu

Untuk menuju ke Pulau Semak Daun cukup gampang. Dari Pelabuhan Muara Angke kita naik kapal kayu tujuan Pulau Pramuka. Harga tiketnya Rp 35 ribu per orang. Umumnya kapal ini bakal pergi seputar jam 07. 00 WIB serta 08. 00 WIB. Lama saat yang ditempuh untuk menuju Pulau Pramuka seputar 3 jam. Umumnya kapal ini bakal menurunkan penumpang di Pulau Pari terlebih dulu, sebelum saat pada akhirnya bertumpu di Pulau Pramuka.

Hingga di Pulau Pramuka baiknya makan siang terlebih dulu. Kemudian carilah ojek kapal yang bakal membawa kita ke Pulau Semak Daun. Biaya ojek kapal dibanderol per kapal. Untuk biaya PP Pulau Pramuka-Pulau Semak Daun, di kisaran Rp 750 beberapa ribu, itu telah termasuk juga dengan sewa alat snorkeling dengan 2 spot snorkeling.

Saat kami kesana, kami peroleh abang penyewa ojek kapal yang ramah, namanya Bang Meo. Sangatlah recommended sekali abang yang satu ini. Untuk hingga ke Pulau Semak Daun dari Pulau Pramuka, memerlukan saat seputar 30 menit. Sesampainya di Pulau Semak Daun, jumpai penjaga pulau itu serta bayar retribusi Rp 10. 000/orangnya. Kemudian waktunya dirikan tenda atau mungkin hammock untuk yang sukai tiduran diantara pohon. Kemudian waktunya bertukar baju serta bersiap untuk snorkeling.

Spot snorkeling yang pertama di Pulau Karang Beras, serta yang ke-2 di Pulau Air. Situasi underwaternya cantik banget, dengan terumbu karang serta koral yang indah dan ikan-ikan dengan jumlah banyak yang temani kita waktu snorkeling. Oh iya, Bang Meo juga sedia mengawasi kita seluruhnya. Beliau turut dalam snorkeling serta juga mengajari kita bagaimanakah menyelam.

Sesudah snorkeling, waktunya kembali ke Pulau Semak Daun serta cucilah di toilet yang sudah ada. Umumnya sih antre, lantaran yang kemping disini agak banyak. Oh iya, bila ingin basuh gunakan air tawar kita mesti beli airnya per jerigen Rp 5. 000. Lantaran walaupun ada sumur, namun air dari sumurnya masih tetap merasa asin atau mungkin payau. Air tawar ini dibawa dari Pulau Karya, jadi lumayanlah dengan Rp 5 ribu badan dapat bersih lagi serta tak lengket. Malam hari waktunya barbeque party, bakar-bakar ikan yang sudah dibeli dari Muara Angke. Untuk nasinya dapat minta dibuatkan di warung yang ada di Semak Daun.

Ketika kami kemping disana, cuaca malam hari tak bagus. Berlangsung badai yang cukup lama, hingga bikin satu diantara tenda dari kami frame-nya patah. Jadi yakinkan waktu mau kesana saat cuaca tengah bagus. Bila kami kesana memanglah ketika Jakarta masih tetap kerap diguyur hujan. Pagi hari waktunya hunting sunrise. Sayangnya mendung masih tetap menyelimuti langit saat itu. Saat kami dijemput oleh Bang Meo untuk kembali ke Pulau Pramuka, hujan turun dengan derasnya. Itu bikin kami urung ke penangkaran hiu yang letaknya tak jauh dari Pulau Pramuka. Walaupun demikian, pengalaman kemping ceria di Pulau Semak Daun terus mengasyikan serta tak terlupakan.

Related posts