Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Paket Travel Pulau Harapan – Ssst, Ini Dua Wisata Lain di Yogyakarta

Paket travel pulau harapan – Jogjakarta tidak hentinya tawarkan pesona wisata yang dapat dijelajah beberapa traveler. Melanconglah ke arah Kulon Progo. Disana ada dua tempat wisata yang lain yang dapat didatangi. Penasaran? Perbukitan Menoreh di Kulon Progo, Yogyakarta tidak hentinya memberi kejutan-kejutan alam menarik yang tidak pernah diduga pada awal mulanya. Bila umumnya Yogyakarta populer dengan wisata kuliner, pantai atau mungkin candinya, nyatanya Jogja juga mempunyai hal yang lain.

Ssst, Ini Dua Wisata Lain di Yogyakarta

Ada suatu air terjun di kaki Bukit Menoreh, yang letaknya tidak jauh dari kebun teh mungil yang umum dikenal dengan nama Kebun Teh Tritis. Ke-2 tempat ini menarik untuk dikunjungi lantaran disana pengunjung dapat nikmati segarnya air terjun serta hamparan luas hijaunya tanaman teh yang tersusun rapi. Untuk meraih tempat ini, beberapa pengunjung dapat berkendara seputar lebih kurang satu 1/2 jam dari Kota Jogja melalui jalan Godean menuju ke arah Pasar Plono, Samigaluh, Kulon Progo. Akses jalan menuju ke-2 tempat ini tidaklah sulit serta panorama menuju kesana juga sungguh beri kesegaran.

Curug Watu Jonggol ada di Desa Nglinggo, tak jauh dari jalan utama yang menghubungkan lokasi Plono serta Nglinggo. Dapat disebut jalanan ini cukup menanjak hingga pengunjung diinginkan waspada saat berkendara. Saat telah tiba Desa Nglinggo, pengunjung bakal temukan papan penunjuk jalan di samping kiri yang menunjuk ke arah Curug Watu Jonggol ini. Ikuti saja jalan itu maka pengunjung bakal hingga dirumah warga yang halamannya jadikan tempat parkir kendaraan. Dari tempat parkir ini, beberapa pengunjung masih mesti jalan kaki menyusuri jalan setapak kecil yang alami penurunan seputar lima belas menit.

Nada gemericik air seakan menyongsong kehadiran setiap pengunjung, walau mereka belum lihat bentuk air terjun ini. Kemudian, dari seberang tampak suatu air terjun tunggal menyempil diantara rimbunan pohon-pohon di sekelilingnya. Curug Watu Jonggol ini termasuk cukuplah tinggi, dengan debit air yg tidak terlampau besar saat musim kemarau tiba. Tetapi sekian, aliran sungai kecil yang ada di bawahnya cukup menggoda pengunjung untuk selekasnya bermain air disana.

Hal unik yang lain, untuk meraih tempat ini, pengunjung mesti menyebrangi sungai kecil. Sungai itu mesti diseberangi dengan melalui suatu jembatan bambu kecil seadanya yang di buat warga. Jembatan ini jadi daya tarik sendiri lantaran tak kebanyakan orang berani menyebranginya dengan tenang. Diluar itu, ada juga suatu gubug kecil yang dapat dipakai untuk beristirahat sesudah bermain air atau mungkin sebatas letakkan barang bawaan mereka saat mereka nikmati segarnya air disana.

Sesudah senang bermain air di Curug Watu Jonggol, tidak ada kelirunya untuk menyempurnakan perjalanan ini dengan nikmati hamparan tanaman teh yang tumbuh rapi serta hijau. Kebun Teh Tritis layak jadi penyempurnanya. Kebun teh punya keluarga ini memanglah dapat memanjakan mata. Letaknya yang cuma seputar sepuluh menit berkendara dari Curug Watu Jonggol membuatnya sayang untuk ditinggalkan demikian saja. Untuk dapat hingga ke tempat ini, pengunjung mesti meningkatkan kendaraan mereka menuju Desa Tritis. Memanglah tak ada penunjuk jalan untuk meraih tempat ini. Tetapi tenang saja, ada warga seputar bakal dengan suka hati tunjukkan jalannya.

Bila mujur, pengunjung dapat singgah ke rumah si empunya kebun teh ini serta mencicipi teh hijau yang mereka olah sendiri. Seperti yang saya alami saat itu. Tanpa ada berniat saya serta ketiga rekan saya terjerat hujan. Dengan ramah, Ibu Purwanto, yang memiliki kebun teh ini, mempersilakan saya serta rekan-rekan untuk berteduh serta menyuguhkan empat cangkir teh hangat hasil kebun mereka sendiri. Terasa tidak sama dengan teh yang di jual biasanya lho. Saya terbilang sangatlah mujur lantaran dapat mencicipi teh asli yang di proses dengan simpel tidak ada penambahan apa pun serta menikmatinya disana.

Keseluruhannya, ke-2 tempat ini sangatlah pas jadikan satu diantara pilihan traveling kalian. Keduanya dapat bikin pikiran pengunjung kembali fresh serta siap hadapi hari-hari setelah itu. Situasi yang masih sangatlah alami serta hubungan dengan masyarakat seputar yang sangatlah ramah jadikan tempat ini demikian mengasyikkan. Serta satu hal lagi yang tidak kalah utamanya, keduanya bisa kalian nikmati dengan cara cuma-cuma. Jadi tunggulah apa lagi?

Related posts