Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Paket Travel Pulau Pari – Jerash, Jejak Kejayaan Romawi di Jordania

Paket travel pulau pari – Jejak kejayaan kerajaan Romawi tetap dapat kita saksikan hingga saat ini. Megahnya arsitektur serta kokohnya bangunan betul-betul mempesona. Kita dapat tengok jejak peninggalannya di Jerash, satu diantara kota di Jordania. Jerash adalah satu diantara kota paling besar Romawi diluar Eropa sepanjang era 3 sebelum saat masehi. Kota ini alami saat keemasannya pada era ke 2 masehi. Kota ini masuk serta jadi sisi Decapolis yakni 10 kota besar Yunani.

Jerash, Jejak Kejayaan Romawi di Jordania

Jerash yaitu kota favorite satu diantara kaisar Romawi, Hardian. Lantaran Jerash ada di jalur strategis perdagangan dari semenanjung Arab ke Syria serta lokasi Mediterania. Jerash ada seputar 48 km samping utara kota Amman, Jordania dekat perbatasan Syria. Jerash terdapat pada ketinggian 250 – 300 mtr. diatas permukaan laut. Adalah daerah dataran tinggi yang sejuk dengan lembah yang subur.

Pada th. 749 masehi, gempa bumi menghancurkan beberapa besar kota Jerash, lantas gempa bumi selanjutnya serta perang makin jadi parah rusaknya situs kota kuno ini. Kota Jerash sempat terkubur sepanjang beberapa ratus th. sebelum saat diketemukan kembali pada th. 1806 oleh orang Jerman bernama Ulrich Jasper Seetzen. Penggalian serta rekonstruksi reruntuhan kota Jerash dikerjakan mulai sejak th. 1920 sampai sekarang ini.

Tempat ini buka mulai jam 08. 00 hingga jam 17. 00 sepanjang musim panas, sedang untuk musim dingin buka mulai jam 08. 00 hingga jam 16. 00. Ticket masuk Jerash untuk pengunjung berumur diatas 15 th. yaitu 8 JOD sedang untuk anak-anak umur 15 th. ke bawah, tak dipungut cost.

Situs kota Jerash terbagi dalam bagian-bagian. Pertama kali pengunjung bakal masuk suatu pintu gerbang besar dengan arsitektur yang kokoh. Gerbang yang terdapat dibagian selatan kota ini diberi nama dengan Hardian Arch. Di bangun pada th. 129 masehi untuk penghormatan atas Kaisar Hardian yang sukses membawa Jerash pada puncak kejayaan di saat itu.

Lantas sesudah masuk gerbang, pengunjung bakal melihat bangunan Hippodrome, suatu bangunan untuk arena pacuan kuda. Seluruh bangunan terhitung tribun pemirsa, relatif tetap utuh. Mempunyai lintasan selama 245 mtr. dengan lebar 52 mtr.. Tribun dapat menyimpan s/d 15. 000 pemirsa. Meskipun sekian, hippodrome ini terhitung arena pacuan kuda paling kecil di semua kota kekaisaran Romawi. Di bangun pada seputar pertengahan era 2 hingga 3 masehi.

Menurut info, tiap-tiap hari di hippodrome Jerash ini ada pertunjukan sejenis drama live perihal gladiator serta pacuan kuda beberapa tentara Romawi. Diselenggarakan 2 x tiap-tiap hari tiap-tiap jam 10. 00 serta 14. 00, sedang hari Jum’at pertunjukan cuma pada jam 10. 00 saja. Sayangnya pertunjukan yang tiketnya sebesar 12 JOD untuk pengunjung dewasa serta 2 JOD untuk anak-anak tengah tak diadakan hari itu. Barangkali lantaran pengunjung saat itu tak terlampau banyak, sayang sekali.

Jalan sebagian mtr. dari hippodrome, pengunjung masuk gerbang ke-2. Memiliki bentuk serupa Hardian arch tetapi sedikit lebih kecil. Sesudah masuk gerbang ke-2 ini, pengunjung masuk suatu lapangan, barangkali dahulu berperan untuk tempat berkumpul warga. Lebih kurang serupa suatu alun-alun kota.

Lapangan seluas 7. 200 mtr. persegi ini dikelilingi barisan kolom sejumlah 160 kolom membuat oval. Tingginya semasing kian lebih 8 mtr.. Nyaris seluruhnya tiang atau mungkin kolom itu tetap utuh. Alun-alun kota yang dimaksud Oval Plaza ini di bangun pada seputar era 1 masehi.

Lebih kurang 50 mtr. di samping utara Oval Plaza, pengunjung bakal masuk suatu jalan selebar 5 mtr.. Jalan berlapis batu selama 800 mtr. yang konstruksinya tetap asli. Di kanan kiri jalan kolom atau mungkin tiang-tiang berjejer membuat lorong. Pengunjung dibawa berimajinasi seakan tengah ada di suatu kota 2000 th. lantas. Jalan batu ini diberi nama Collonade Street atau mungkin dimaksud juga Cardo Maximus. Adalah jalan utama kota Jerash.

Nampaknya beberapa arsitek demikian mencermati estetika dalam pengaturan kota. Menegaskan bahwasanya beberapa orang Romawi memanglah mempunyai citarasa seni yang tinggi. Dapat dibuktikan dibeberapa sisi, diketemukan bangunan air mancur hias. Satu diantara yang cukup menonjol ada di segi jalan Collonade. Bangunan air mancur itu dinamakan Nympaeum. Di ambil dari nama peri dalam mitologi Yunani. Ornament kepala singa jadi ornament utama pada bangunan yang di bangun pada th. 190 masehi ini.

Tak jauh dari Nympaeum, di segi kanan jalan pengunjung bakal temukan suatu bangunan yang ada di ketinggian. Untuk meraihnya mesti melalui sebagian anak tangga terlebih dulu. Bangunan itu bernama Temple of Artemis atau mungkin kuil Artemis. Dalam mitologi Yunani, Artemis adalah putri Zeus serta Leto dan saudara kembar dari Apollo, yang diakui untuk dewi pelindung wanita.

Kuil ini berupa altar terbuka yang dikelilingi 22 buah kolom setinggi kian lebih 10 mtr.. Kuil Artemis yaitu titik paling tinggi di kota kuno Jerash, hingga dari sini pengunjung dapat melihat panorama kota Jerash moderen yang menawan. Harus di ketahui didalam ruang website Jerash tak ada penjual makanan serta minuman. Harus siap-siap membawa bekal minum agak banyak. Untuk melingkari kota kuno Jerash perlu saat kian lebih 3 jam.

Related posts