Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Paket Wisata Murah Pulau Tidung – Yang Asik Dari Tokyo, Menginap Dalam Kapsul

Paket wisata murah Pulau Tidung – Coba beberapa hal baru waktu berlibur yaitu tantangan sendiri untuk traveler. Nah, waktu berlibur ke Tokyo, Jepang, coba dua tantangan ini, mandi bareng serta tidur di hotel kapsul. Ingin?
Yang Asik Dari Tokyo, Menginap Dalam KapsulBukanlah karena kehabisan Yen bila malam ini kami mengambil keputusan untuk bermalam di hotel kapsul. Karena bila dihitung-hitung, penginapan unik serba minimalis khas Tokyo ini jatuhnya tidak lebih murah dari hotel-hotel melati umum.

Malam ini yaitu malam paling akhir kami di Tokyo sepanjang nyaris 2 minggu. Terpikir untuk coba suatu hal yang akan tidak diketemukan ditempat lain, serta suatu hal itu yaitu bermalam di hotel kapsul. Hotel super-minimalis yang di inspirasi tempat tidur awak kapal selam.

Pilihan jatuh di Hotel Vivi Ishino Spa, seputar 1 km dari Roppongi Hills yang berarti masih tetap ada di pusat keramaian Kota Tokyo. Untuk 4 kapsul, keseluruhan biaya bermalam untuk 24 jam yaitu JPY 18. 516 atau kurang lebih Rp 1, 9 juta. Masih tetap cukup murah sih, untuk ukuran kota semahal Tokyo.

Namun sayang, kapsul seukuran peti mati ini terlampau sempit untuk dimasuki 2 daypack penuh pakaian ubah sepanjang 2 minggu turut kursus. Belum lagi dengan beragam perlengkapan outdoor, lantaran pada awal mulanya pernah mendaki Gunung Fuji.

Tak ada pilihan lain, kami mesti menyewa locker. Ada 2 ukuran, seharga JPY 200 (Rp 22 ribu) untuk locker besar serta JPY 100 (Rp 11 ribu) untuk locker tengah. Semasing untuk 12 jam serta dapat diperpanjang sesuai sama keperluan. Bila bawaan masih tetap
terlampau besar, dapat dititipkan resepsionis dengan biaya JPY 300 (Rp 33 ribu).

Lantas, sepatu juga tidak bisa dibawa masuk ke kapsul. Jikalau bisa, siapa sih yang ingin tidur seruangan sempit dengan sepatu? Locker spesial untuk sepatu dapat disewa dengan biaya JPY 100 (Rp 11 ribu), juga untuk sepanjang 12 jam, atau sekali cabut kunci.

Pembayarannya sama, dengan memasukkan koin untuk dapat mencabut kuncinya. Permasalahan setelah itu, pelancong zaman saat ini tidak dapat berlama-lama jauh dari listrik. Lagi-lagi, rencana super-minimalis tidak berikan keleluasaan untuk isi baterai hp, laptop, serta gadget yang lain. Untuk numpang isi baterai di meja resepsionis, dikenakan biaya penambahan JPY 100 (Rp 11 ribu) dengan batas saat 20 menit. Untung, free wifi yang ada tidak terlampau mengecewakan.

Masalah kenyamanan, rencana ‘hotel serba bayar’ seperti ini benar-benar sangat mengganggu. Tetapi untuk dijajal sekali seumur hidup, bermalam di hotel kapsul ditanggung akan bikin malam panjang di Tokyo merasa sangatlah terkesan serta tidak terlupakan.

Satu diantara yang unik dari hotel ini yaitu cuma ada 1 kamar mandi berbarengan. Kamar mandi ini dilengkapi shower, bath tub raksasa, sauna, serta loker alat mandi. Dalam 1 ruang besar, beberapa tamu tanpa ada sungkan-sungkan bugil serta mandi berbarengan, lantas berendam di kolam air panas berbarengan. Awalannya terang merasa risih, namun lantaran tak ada pilihan lain, ya telah, toh tak ada yang kenal.

Diluar itu, kebersihan sangatlah terbangun walau nyaris seluruhnya fasilitasnya dipakai berbarengan. Banyak ketentuan yang kelihatannya benar-benar sangat membudaya di Jepang, termasuk juga bersihkan diri saat sebelum masuk bath tub umum serta tidak makan-minum didalam kapsul. Intinya sama-sama menghormati kenyamanan sesama tamu.

Bila berkeinginan tidur di kapsul waktu melancong ke Tokyo, dianjurkan mencari di daerah Asakusa, atau Shinjuku lantaran harga nya relatif masih tetap lebih murah. Butuh dicatat juga, umumnya hotel kapsul tidak terima tamu yang tubuhnya bertato, bahkan juga ada yang tidak ingin terima tamu yg tidak berbahasa Jepang.

Related posts