Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Paketan Pulau Pari – Masa Depan Pariwisata Indonesia Cerah, Namun…

Paketan Pulau Pari – Indonesia harusnya bangga dapat 'membusungkan dada' masalah pariwisata. Negeri ini mempunyai beberapa ratus budaya serta beberapa puluh ribu pulau dengan adanya banyak potensi wisata. Hari esok pariwisata Indonesia juga dinilai cerah, namun terdapat banyak hal yang jadi persoalan. "Rata-rata, perkembangan kunjungan wisatawan mancanegara itu seputar 8 % dalam 5 th. paling akhir. Ini angka yang bagus, th. 2014 ini juga tujuan kami yaitu 9, 5 juta wisatawan mancanegara," kata Menparekraf Mari Elka Pangestu dalam Konferensi Nasional 'Penyiapan SDM Pariwisata yang Kompeten serta Berdaya Saing Dalam Menghadapi Implementasi Orang-orang Ekonomi ASEAN 2015' di Grand Ballroom, Pulman Hotel and Resort Jakarta, Jl MH Thamrin, Jakarta, Selasa (19/8/2014).

Masa Depan Pariwisata Indonesia Cerah, Namun...

Dari masalah kunjungan wisatawan mancanegara, Mari optimis tujuan th. ini bakal terwujud. Lagipula, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang datang ke lokasi ASEAN memberikan angka yang bagus. "Th. 2013 arus kunjungan wisatawan ke negara ASEAN telah meraih 92,7 juta atau mungkin meningkat 12% dibanding th. pada awal mulanya. Bidang pariwisata di ASEAN ini menjanjikan," kata Mari.

Terkecuali dari jumlah kunjungan, data The Travel and Tourism Competitiveness Index yang ditulis World Economic Komunitas (WEF) di th. 2013 memberi nilai yang tidak jelek-jelek sangat untuk Indonesia untuk kelompok daya saing wisata serta SDM pariwisata. Indonesia ada di peringkat ke-70 untuk daya saing, walau dibawah Malaysia serta Singapura, dan di peringkat ke-38 masalah SDM pariwisata. "Di daya saing wisata, kita ada di tengah-tengah dari 140 negara. Sedang di SDM pariwisata, kita diatas Filipina," ucapnya.

Mari juga memiliki pendapat, Indonesia mempunyai hari esok yang cerah. Terdapat beberapa potensi wisata dari alam, kuliner serta budaya yang dapat menghadirkan banyak wisatawan mancanegara. Namun lagi-lagi, ada persoalan classic yang tidak dapat dijamin Kemenparekraf sendiri. "Kita mesti bekerja bersama dengan sebagian kementerian lain untuk meningkatkan pariwisata, dengan Kementerian Perhubungan umpamanya, untuk infratruktur serta aksesibilitas. Kita tak dapat bekerja sendiri, " tutur Mari.

Paling akhir, Mari menuturkan masalah PR yang perlu dikerjakan Kemenparekraf untuk meningkatkan bidang pariwisata di Indonesia. Ada empat poin utama serta mesti diprioritaskan. "Melakukan perbaikan infrastruktur, konektivitas, perbaikan beberapa tempat wisata serta pengembangan SDM," pungkas Mari.

Related posts