Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

pantai ancol jakarta – Tiga Hal Yang Kerap Mengakibatkan Kecelakaan Pesawat

Tiga-Hal-Yang-Kerap-Mengakibatkan-Kecelakaan-Pesawat

pantai ancol jakarta – Setiap kendaraan mempunyai resiko masing-masing yang tidak bisa dihindari. Bila pesawat, ada tiga hal dasar yang jadi penyebab kecelakaan serta bisa menyebabkan korban jiwa yang tidak sedikit. Apa sajakah? 

Tiga-Hal-Yang-Kerap-Mengakibatkan-Kecelakaan-Pesawat

Sepandai-pandainya tupai melompat, pada akhirnya jatuh juga. Ungkapan itu kelihatannya berlaku dalam industri penerbangan. Secanggih apa pun pesawat di zaman ini, kecelakaan di udara nampaknya tetap tidak dapat dihindari. Karenanya, keamanan penerbangan mesti selalu serta selamanya jadi proritas setiap maskapai di dunia! 

Asosiasi penerbangan dunia, IATA (International Air Transport Association) mengungkap fakta kemampuan keselamatan pesawat di dunia. Dari rilis yang dikeluarkan situs resminya, Jumat (4/4/2014) IATA juga mengkaji tiga hal yang kerap jadi pemicu kecelakaan pesawat. 

Tiga hal semacam itu yaitu landasan pacu, hilangnya kontrol pesawat sepanjang di udara serta Controlled flight into terrain (CFIT) yang berarti pesawat layak terbang serta tidak alami rusaknya tanpa sengaja menabrak daratan, gunung, laut atau yang lain. 

Landasan pacu yaitu tempat paling biasanya berlangsung kecelakaan pesawat. Di sanalah pesawat tidak berhasil terbang sampai terseret atau tidak berhasil mendarat mulus sampai menghantam landasan dengan kencang. Dalam 5 tahun terakhir dari 2009-2013, 23% kecelakaan pesawat berlangsung di landasan pacu! 

Lalu, hilangnya kontrol pesawat di udara yaitu hal yang paling ditakutkan. 95% Kecelakaan pesawat disebabkan hilangnya kontrol di udara mengakibatkan kematian dalam lima tahun terakhir. Ada delapan kecelakaan disebabkan hal tersebut di tahun 2013. 

Kecelakaan pesawat pada konteks CFIT jadi perhatian serius IATA, karena ada 6 kecelakaan seperti itu di tahun 2013. Ada 52% kecelakaan pesawat pada konteks CFIT sepanjang lima tahun terakhir yang dikarenakan kurangnya komunikasi yang baik pada pihak bandara, menara pengawas serta pilot. Kecelakaan seperti itu dapat diminimalisir dengan penambahan hubungan kerja pada tiga pihak itu. 

"Industri penerbangan selalu menyatu dalam prinsip untuk menambah keamanan. Kami merilis data ini pada dunia saat pencarian pesawat MH370 tetap selalu difokuskan," tandas Tyler.

Related posts