Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Penginapan di Pulau Tidung – Ingin Wisata Rohani ke Pulau Mansinam? Ini Caranya

Penginapan di Pulau Tidung – Bila Anda pergi ke Kota Manokwari, Papua Barat, satu diantara tempat yang harus dikunjungi yaitu Pulau Mansinam. Di pulau inilah Anda yang beragama Kristen bisa lakukan perjalanan wisata rohani. Untuk bertandang ke Pulau Mansinam, Anda dapat memakai perahu kayu bermotor bermuatan seputar 10-12 orang dari Pelabuhan Manokwari. Anda cuma cukup membayar Rp 5.000 per kepala. Tetapi Anda juga mesti membayar kursi yang kosong bila kursi tak terisi penuh.

Ingin Wisata Rohani ke Pulau Mansinam Ini Caranya

Bila mau naik speed boat dengan kemampuan yang semakin besar, Anda mesti membayar dengan harga yang lebih mahal lagi. Kisarannya dari Rp 250 ribu sampai Rp 1 juta. Anda dapat naik speed boat dari Hotel Mansinam Beach. Perjalanan ke Pulau Mansinam bisa ditempuh dengan saat seputar 10-15 menit. Anda dapat nikmati jernihnya air laut serta lihat ikan-ikan yang tengah asyik berenang. Bahkan juga bila mujur, Anda dapat lihat sekumpulan lumba-lumba yang bermain di laut terlepas.

Di bibir pantai Pulau Mansinam, kita dapat menjumpai tempat pendaratan pertama dua misionaris asal Jerman, Carl William serta Goltlob Geisller (Ottow serta Geisller). Di tempat ini ada suatu Prasasti Salib besar setinggi lebih kurang 6 mtr.. Di belakangnya ada relief gambar-gambar yang menceritakan masalah kehadiran mereka yang disambut oleh warga setempat. Ada juga empat patung perunggu keduanya yang semasing menghadap ke laut serta ke arah Salib.

Diluar itu ada juga Gereja Tua Lahai Roi yang sekarang ini jadikan tempat warga setempat untuk melaksanakan ibadah. Di belakang gereja, ada sumur tua yang waktu itu digali oleh Ottow serta Geisller dibantu warga juga sebagai sumber air untuk keperluan keseharian. Naik ke atas bukit, seputar 1 km, ada Patung Yesus Kristus besar setinggi 35 mtr.. Patung ini juga sebagai lambang dimana Kitab Injil pertama masuk ke Tanah Papua.

Pulau yang terdapat di Teluk Doreri, samping selatan kota Manokwari ini mempunyai luas seputar 400 hektar. Di pulau ini ada seputar 100 KK dengan seputar 300 masyarakat asli. Kepala Badan Pengelola Pulau Mansinam Rumadas menyampaikan untuk wisatawan yang akan berwisata rohani, dapat lewat pihaknya. Karena, beberapa wisatawan bakal memperoleh service penyusunan perjalanan dari mulai transportasi sampai penginapan. "Ada rumah susun, home stay, tetapi cost sewanya belum dapat dijelaskan," tutur Rumadas waktu terlibat perbincangan dengan kami di Pulau Mansinam, Sabtu (23/8/2014).

Rumadas menyampaikan arti dari Situs itu ada dua yaitu juga sebagai wisata rohani serta budaya. "Kelak bakal kita kembangkan selalu terkecuali kita tata, lantaran kan bila tak demikian orang akan tidak tertarik," katanya. Untuk menambah ekonomi orang-orang seputar pulau, Rumadas menyampaikan pihaknya lakukan pelatihan-pelatihan pemberdayaan orang-orang. Kursus itu dikerjakan supaya orang-orang siap saat wisatawan lokal ataupun mancanegara bertandang ke Pulau Mansinam.

"Ibu-ibu kita ikutkan kursus supaya mereka dapat mengelola sumber daya yang ada disini, umpamanya makanan lokal. Mereka juga katakan saya jangan sempat ada orang-orang luar yang berjualan di pulau itu, maka dari itu saya katakan kalian mesti pandai masak, kerajinan-kerajinan juga mereka telah banyak,"tutupnya.

Disamping itu Staf Spesial Presiden Bagian Pembangunan Daerah serta Otonomi Daerah Velix Wanggai mengharapkan Pulau Mansinam bisa jadi fasilitas pendidikan untuk generasi muda bakal arti toleransi beragama. "Juga sebagai fasilitas pendidikan untuk generasi muda baik di Tanah Papua ataupun di Indonesia. Bahwasanya toleransi telah di bangun di Tanah Papua mulai sejak lama oleh saudara saudara muslim serta kristiani, " papar Velix.

Related posts