Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Pulau Harapan Bira – Terkagum-kagum Akan Pura Taman Ayun Mengwi di Bali

Pulau harapan bira – Di daerah Badung, Bali, ada pura peninggalan Kerajaan Mengwi yang terjaga baik serta indah. Inilah Pura Taman Ayun Mengwi yang dikelilingi oleh komplek taman serta telaga di sekitarnya. Pura Taman Ayun terdapat di Mengwi, Badung, Bali, yang bermakna taman yang sangatlah indah. Lebih indah lantaran dikelilingi oleh kompleks taman serta telaga.

Terkagum-kagum Akan Pura Taman Ayun Mengwi di Bali

Pura Taman Ayun adalah paibon untuk Kerajaan Mengwi yang di bangun oleh I Gusti Anom ketika 1634. Di Pura Taman Ayun juga ada meru – meru yang menjulang tinggi serta megah, ditujukan baik untuk leluhur kerajaan ataupun untuk beberapa Dewa yang beristana di pura-pura lain di Bali.

Pura Taman Ayun terdiri atas 4 halaman yang tidak sama, yang satu lebih tinggi dari yang lain. Halaman pertama dimaksud dgn Jaba yang dapat diraih cuma dgn melalui hanya satu jembatan yang ada di segi kolam serta pintu gerbang. Demikian masuk disana ada tugu kecil untuk melindungi pintu masuk, serta di samping kanannya ada bangunan luas (wantilan) di mana kerap diselenggarakan sabungan ayam waktu ada upacara.

Di halaman ini dapat ada tugu air mancur yang mengarah ke 9 arah mata angin. Sembari menuju ke halaman selanjutnya, di samping kanan jalan ada suatu komplek pura kecil dgn nama Pura Luhuring Purnama. Ruang ke tiga Pura Taman Ayun atau mungkin Halaman ke dua, posisinya lebih tinggi dari halaman pertama. Untuk masuk ke halaman ini, pengunjung mesti melalui pintu gerbang ke-2. Demikian masuk, pandangan bakal tertuju ketika suatu bangunan Aling-aling “Bale Pengubengan” yang dihiasi dgn relief, melukiskan “Dewata Nawa Sanga” (9 dewa penjaga arah mata angin).

Di samping timur halaman ini ada satu pura kecil dimaksud Pura Dalam Bekak, sedang di sudut samping barat ada suatu Balai Kulkul menjulang tinggi. Ruang keempat atau mungkin halaman paling akhir yaitu yang paling tinggi serta yang paling suci. Pintu gelung yang paling tengah bakal di buka di waktu ada upacara. Tempat ke luar masuknya arca serta peralatan upacara yang lain.

Sedang gerbang yang di kiri kanannya yaitu untuk keluar masuk aktivitas keseharian di pura itu. Di halaman ini ada banyak meru yang menjulang tinggi dgn beragam ukuran serta wujud. Tiga halaman dari pura ini melambangkan tiga tingkat kosmologi dunia. Dari yang paling bawah yaitu tempat atau mungkin dunianya manusia, ke tingkat yang lebih suci, yakni tempat bersemayamnya beberapa dewata.

Dan yang paling akhir melambangkan surga, tempat istananya Tuhan Yang Maha Esa. Seperti diceritakan saat narasi kuno Adhiparwa. Seluruh kompleks pura melukiskan Gunung Mahameru yang mengapung di dalam lautan susu. Pura ini hancur lantaran gempa bumi hebat yang berlangsung ketika thn 1917 serta tak pernah dipugar sampai thn 1950. Candi Nanti serta tugu yang tingginya meraih 16 mtr. di halaman sisi saat Pura itu di bangun sesuai sama arsitektur Jawa.

Sedang candi yang kecil berbentuk tempat duduk dari batu sejumlah 64 buah, adalah tugu leluhur zaman megalitikum untuk kembali kenang beberapa ksatria yang gugur saat perang. Tersebut keindahan serta keanggunan Pura Taman Ayun Mengwi, Badung, Bali.

Related posts