Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Pulau Harapan Kepulauan Seribu – Inilah 5 Kota Paling Nyaman Untuk Didatangi Turis

Pulau Harapan Kepulauan Seribu – Banyak argumen yang jadikan satu kota nyaman untuk dikunjungi turis, dari mulai lanskap alam di sekelilingnya yang cantik sampai orang-orangnya yang ramah. Tersebut, 5 kota didunia yang paling nyaman untuk Anda datangi. Conde Nast Traveler sekian waktu lalu mengadakan Reader’s Choise Awards 2014, dengan salah satu kategorinya yaitu 10 Friendliest Cities. Pemilihannya dikerjakan lewat survey pada 77 ribu traveler dari beragam negara. Website BBC Travel mengulas lebih dalam tentang kota-kota yang bersahabat atau dapat disebut yang paling nyaman untuk untuk didatangi turis itu. Ada 5 kota paling atas yang dikupas selesai. Tersebut penjabarannya :

Inilah 5 Kota Paling Nyaman Untuk Didatangi Turis1. Dublin, Irlandia
Kota Dublin di Irlandia populer dengan penduduknya yang sangatlah ramah. Bahkan juga, karakter ramah orang-orang Dublin telah jadi kebiasaan dalam kehidupan keseharian mereka. “Keramahan kami datang dari sikap rendah diri. Ini memberi pengalaman yang mengasyikkan untuk turis,” tutur Martina Skelly, warga asli Dublin. Angka kriminalitas di Ibukota Republik Irlandia itu juga rendah. Hingga, orang-orang disana hidup dengan aman serta damai. Jadi janganlah heran, saat mereka dengan suka hati meminjamkan satu barang atau menolong turis yang tengah kebingungan. Salah satu ketidaksamaan Kota Dublin di banding kota-kota yang lain di Eropa, yaitu sedikit gedung-gedung pencakar langit. Pusat kota Dublin cuma dipadati oleh perkantoran, disamping itu warganya menetap di pingiran kota yang masih tetap sejuk.

2. Siem Reap, Kamboja
John McDermott, seseorang fotografer asal AS yang geser ke Siem Reap pada th. 2004 silam, mengungkap kekagumannya pada kota kecil di Kamboja itu. Menurut dia, Kamboja telah keluar dari histori peperangan yang kelam serta kekacauan. “Saat ini cuma ada perdamaian di Kamboja, terutama Siem Reap, ” kata McDermott. Sebagian besar warga Siem Reap yang berpedoman Buddha, berpedoman pola hidup yang cinta damai. Hal semacam itu beresiko pada turis, yang semakin nyaman untuk menjelajahi Siem Reap. McDermott menilainya, Siem Reap yaitu kota yang pas untuk mencari ketenangan tanpa ada takut terganggu polusi serta kebisingan.

3. Auckland, Selandia Baru
Inilah kota paling besar di Selandia Baru, sekalian jadi destinasi yang bersahabat serta nyaman didatangi turis. Auckland mempunyai orang-orang yang ramah serta panorama cantik! “Kota ini dikelilingi panorama yang mengagumkan. Itu yang bikin beberapa orang disini jadi ramah serta bahagia,” kata Brad Kirner, warga asli Selandia Baru yang tinggal di lokasi Golden Bay, South Island. Sebagian lokasi sebagai daya tarik turis di Auskland yaitu North Shore yang menghadap Samudera Pasifik mempunyai taman-taman kota yang pas untuk keluarga, West Auckland pas didatangi oleh turis yang suka bertualang lantaran mempunyai jalur trekking serta banyak satwa liar serta Grey Lynn tempatnya bar serta restoran yang jadi favorite anak muda.

4. Charleston, AS
Kota Charleston kalah popular di banding New York atau Los Angeles. Tetapi, Charleston malah jadi kota di Negeri Paman Sam yang paling bersahabat untuk turis. Warga di Charleston tak seperti warga New York yang mobilisasinya cepat serta diburu saat. Mereka lebih enjoy serta bersosialisasi, termasuk juga pada turis yang datang. “Di Charleston, orang-orangnya ramah serta seluruhnya tersenyum. Tidak sama dengan kota-kota lain di AS,” tutur Michael Shemtov, warga setempat..

5. Victoria, Kanada
Victoria, Ibukota Propinsi British Coloumbia di Kanada ini mempunyai masyarakat yang super ramah. Walau dipenuhi gedung-gedung pencakar langit, situasi yang nyaman serta bersahabat akan dirasa turis. “Bahkan juga petugas pos serta wanita-wanita yang Anda jumpai di jalan bakal menegur, ‘selamat pagi’,” kata Farrah Furtado, warga setempat. Furtado mengungkap, Victoria seperti kota metropolitan tetapi kehidupan orang-orangnya seperti kehidupan di kota kecil. Hal semacam itu karena kehidupan orang-orangnya yang bikin turis akan kerasan berlama-lama disana.

Related posts