Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Pulau Harapan Pulau Seribu – Pare-pare, Kota Pinggir Laut Sulawesi yang Cantik!

Pulau Harapan Kepulauan Seribu – Kota Pare-pare nyatanya juga menaruh keindahan alam yang mengagumkan cantiknya. Kampung halaman Presiden BJ Habibie ini mempunyai panorama yang sungguh menawan. Pare-pare. Nyaris seluruhnya rekan di Bandung tempat saya berkuliah tidak paham apa pun perihal Pare-pare. Ketidaktahuan itu tergambar terang di kernyitan dahi mereka, waktu saya menyampaikan saya lahir serta besar di kota kecil itu. Saya meyakini beberapa besar kalian yang membaca artikel ini dapat belum tahu di mana kota Pare-pare itu ada.

Pare-pare, Kota Pinggir Laut Sulawesi yang Cantik!

Pare-pare berjarak seputar 150 km dari Makassar, ibukota Sulawesi Selatan. Perlu saat seputar 5 jam dari Jakarta untuk nikmati damainya kampung halaman saya ini. 2 jam dengan pesawat terbang ke Makassar, serta 3 jam memakai mobil ke Pare-pare. Lantaran saya tinggal di Bandung, maka keseluruhan jarak tempuhnya jadi tambah sampai seputar 9 jam. Saat tempuh yang sangatlah lama itu tak dapat jadi penghalang untuk rasakan aroma laut yang sangatlah khas di kota kelahiran Presiden BJ Habibie ini.

Pare-pare memanglah terdapat di pinggir laut sekalian ada di perbukitan. Yang paling saya rindukan yaitu panorama mengagumkan semua kota dari perbukitan yang betul-betul menghadirkan kota di pinggir laut. Walau di Pare-pare tak ada mal, maupun bioskop seperti di kota besar, saya kerasan. Kota ini damai, serta keindahan lautnya tak dapat saya temui di kota lain. Selama kota, cuma laut yang terbentang. Bahkan juga bila kita ke pasar saja, kita bisa lihat laut luas serta pulau-pulau kecil yang sama-sama menyambung.

Sesampainya di Pare-pare, terasa tak sah bila belum berkunjung ke pasar malamnya yang populer sampai ke kota lain, yakni Pasar Senggol. Nama yang cukup lucu ini kelihatannya di ambil dari situasi pasar malam yang sangatlah ramai, hingga beberapa orang dapat sama-sama bersenggolan waktu jalan. Di Pasar Senggol ini ada beragam jenis type barang yang di jual, dari mulai sepatu, baju, aksesori, serta keperluan yang lain dengan harga yang lebih murah. Untuk memperoleh barang yang murah dengan lebih banyak terdapat pilihan, pergilah waktu Sabtu malam atau mungkin malam minggu. Namun siap-siap bersenggolan dengan juga pengunjung lain.

Bila terasa lapar atau mungkin haus sesudah jalan di Pasar Senggol, tidak ada kelirunya nikmati makanan serta minuman yang disuguhi oleh gerobak-gerobak yang sama-sama berjejeran di selama Pasar Senggol ini. Sembari nikmati hidangan, kita dapat nikmati suguhan panorama pantai serta pulau-pulau di depan. Indahnya sunset di Pasar Senggol ini tidak kalah hebat dibanding pantai-pantai populer yang lain.

Satu tahun lebih akhir-akhir ini, warung kopi atau mungkin umum disingkat warkop banyak tampak di Pare-pare. Dari mulai yang di dalam kota sampai di pinggir pantai. Mengasyikkan bukan hanya nikmati secangkir kopi dengan penambahan aroma pantai serta birunya laut. Tuturnya sih, belum gaul bila belum pernah berkunjung ke satu diantara warkop disini. Untuk kalian yang mau terus tersambung internet, nyaris seluruhnya warkop sediakan wifi dengan cara gratis. Makin lengkap bukan?

Untuk yang mau rasakan berenang ria di pantai, kita dapat berkunjung ke Pantai Lumpue. Pantai ini terhitung destinasi yang perlu saya kunjungi waktu pulang ke kampung halaman. Di saat berlibur, Pantai Lumpue sangatlah ramai dikunjungi oleh wisatawan dalam kota ataupun luar kota. Janganlah lupa bawa makanan ala piknik untuk disantap sesudah berenang. Bicara tentang makanan, Pare-pare juga mempunyai makanan serta minuman yang khas. Roti mantau yaitu satu diantaranya. Roti yang berstruktur lembut ini jadi favorite beberapa orang untuk jadikan juga sebagai oleh-oleh. Langkah penyajiannya dapat dikukus atau mungkin digoreng serta di sajikan dengan saos tomat maupun sambal.

Untuk minuman, Pare-pare mempunyai minuman khas yang bernama Sarabba. Minuman memiliki bahan jahe, gula merah, serta santan ini pas disuguhi dengan gorengan seperti pisang serta ubi goreng. Supaya terus hangat waktu nikmati dinginnya angin pantai waktu malam, sarabba jadi pilihan untuk umumnya orang. Sarabba juga kerap disuguhi waktu acara-acara keluarga.

Di kota kecil ini, suku Bugis yaitu suku yang menguasai diantara suku-suku yang lain, seperti suku Jawa. Yang sangatlah khas dari Pare-pare ini yaitu langkah berhubungan yang memakai Bhs Bugis yang digabung dengan intonasi bhs lokal. Kita dapat dengan gampang membedakan aksen Bugis Pare-pare ini dengan daerah yang lain. Makin kerap meninggalkan serta jauh dari Pare-pare, saya makin menghormati saat yang saya butuhkan di kota ini saat berlibur. Orang-orangnya, makanan khasnya, serta aroma lautnya. Bila kalian pernah liburan ke Sulawesi Selatan, tidak ada kelirunya berkunjung ke kota kecil nan damai ini.

Related posts