Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Pulau Pari Tour – Menyaksikan Keindahan Kota Garut Dari Puncak Cikuray

Pulau Pari Tour – Garut bukan sekedar sama dengan dodol serta atraksi domba adu. Kian lebih itu, kabupaten berjuluk Swiss Van Java ini mempunyai panorama cantik dari puncak Gunung Cikuray, mempesona!

Menyaksikan Keindahan Kota Garut Dari Puncak Cikuray

Kabupaten Garut dengan cara geografis berdekatan dengan Kota Bandung yang disebut ibukota dari Propinsi Jawa Barat. Garut yaitu penyokong kehidupan Kota Bandung, dari beragam jenis bagian, baik hasil pertaniannya, product kerajinan tangannya, serta juga keindahan alamnya. Hingga, Kabupaten Garut oleh orang-orang luas terutama Kota Bandung bisa jadikan untuk tempat favorite untuk melepas capek saat selesai minggu.

Bentang alam Kabupaten Garut cukup bermacam, dimulai dari bentukan dataran rendah dan ada rangkaian-rangkaian gunung api aktif, ataupun yg tidak aktif yang isi bagian- bagian pada dataran serta cekungan. Beberapa nama gunung yang menyebar di Garut diantaranya ada Gunung Guntur, Gunung Haruman, Gunung Kamojang, lalu dibagian selatan ada Gunung Papandayan, serta Gunung Cikuray.

Dari sebagian nama gunung yang ada di Kabupaten Garut yang cukup menarik perhatian yaitu Gunung Cikuray. Sekilas dari terlalu jauh gunung ini berupa kerucut segitiga serta menjulang tinggi, terkadang kabut tidak tipis kerap menyelimuti sisi lembahnya. Hingga, benar ada seperti Kuray atau gorden yang tetap menutupi bentukan alam dibagian bawahnya.

Waktu itu, kami pergi lakukan pendakian ke Gunung Cikuray. Dari Bandung saya berangkat memakai sepeda motor dengan jarak tempuh 3 jam hingga ke kaki Gunung Cikuray. Tepatnya di ruang perkebunan teh Dayeuhmanggung. Disana ada posko pendakian dengan sebagian tower pemancar siaran tv. Untuk patokan awal lakukan pendakian, cost registrasinya cukup murah, seputar Rp 5. 000 saja per orang.

Hamparan perkebunan teh yang bergelombang mengantarkan kami menuju tapak untuk tapak jalur yang cukup terang mengarahkan ke sisi puncak Gunung Cikuray. Waktu itu cuaca benar-benar cerah, cahaya matahari benar-benar terik. Tetapi, makin lama tidak jadi, saat trek pendakian yang awalannya melewati perkebunan teh lalu bertukar aroma dengan trek yang dinaungi oleh pohon-pohon pengisi rimba tropis montana.

Di jalur lintasan itu ada 7 shelter untuk tempat menghimpun tenaga atau menghela nafas serta beristirahat sesaat sebelum saat meneruskan hingga ke puncak. Tidak jadi, meskipun penuh basah oleh keringat, kaki ini juga hingga juga di pelataran dari puncak Gunung Cikuray. Lebih kurang 6 jam saat yang diperlukan, hingga pas di titik paling tinggi dari kerucut gunung yang beritanya telah tidak aktif itu.

Sangat banyak fenomena alam yang disuguhi ketika melihat sendiri dari puncak Gunung Cikuray. Waktu itu, cahaya mentari tampak berwarna keemasan, menghangatan relief- relief Garut yang menggeliat penuh syahdu.

Dibagian barat tampak bayangan kerucut Gunung Cikuray menutupi beberapa dari Gunung Papandayan serta pantai selatan Garut. Saat hari makin siang, lambat-laun kabut tidak tipis juga mulai berkumpul menutupi, seolah-olah tidak mau terlampau lama keindahan alamnya di nikmati.

Related posts