Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Pulau Pramuka Cottage – Ini Dia Proses Pembuatan Tenun Ikat Yang Cantik Dari Flores

Pulau Pramuka Cottage – Tidak sedikit traveler yang mengeluhkan mahalnya harga tenun ikat khas Flores. Namun tunggulah dahulu, Anda mesti lihat segera pembuatan kainnya. Terkecuali perlu saat cukup lama, bahannya juga langka. Layak harga nya mahal. Tenun ikat khas Flores umumnya di jual mulai Rp 400. 000 hingga jutaan rupiah. Sistem pembuatannya memanglah tidak main-main, perlu saat yang cukup lama supaya kain yang dihasilkan tahan lama. Di sela-sela liputan Festival Danau Kelimutu 2014, kami menyambangi Desa Wolotopo Timur di Kabupaten Ende untuk lihat langkah pembuatan tenun ikat Flores. Begini prosesnya :

Ini Dia Proses Pembuatan Tenun Ikat Yang Cantik Dari Flores

1. Tenun ikat juga sebagai jati diri
Tenun ikat tidak cuma jadi suvenir, atau mungkin kebiasaan keseharian beberapa wanita Flores. Untuk mereka, tenun ikat adalah jati diri lantaran dipakai oleh kebanyakan orang. "Tenun ikat telah sama dengan warga Flores, siapa juga mengenakannya. Maka tidak tanggung-tanggung, bahannya juga diambil serta di buat dengan cermat, " papar Herimanto, Staf Dinas Kebudayaan serta Pariwisata Kabupaten Ende.

2. Minimum 2 bulan
Untuk bikin syal tenun ikat, perlu saat minimum 2 bln. Sesaat untuk sarung, perlu saat hingga 6 bln. "Motifnya beda-beda bergantung siapa yang menggunakan (wanita atau mungkin lelaki), juga daerah rumah," lebih Herimanto.

3. Dari mengurai benang hingga pewarnaan
Sistem pembuatan tenun ikat diawali dari mengurai benang. Lalu, benang-benang itu diikat sesuai sama motif yang di idamkan. Tersebut kenapa tenun khas Flores dimaksud tenun ikat. "Sesudah diikat, di beri tinta. Warnanya alami, dari buah mengkudu serta tarum," papar Aurelia, satu diantara ibu yang tengah menenun.

4. Ditenun, lantas dijemur
Selesai sistem pewarnaan, benang itu kembali diurai lalu ditenun. Semasing sistem itu minimum menggunakan saat 1 minggu, bahkan juga ada yang samapi 3 bln. "Kami menenun setiap hari dari jam 8 pagi hingga 4 sore," lebih Aurelia.

5. Desa tenun ikat
Satu diantara desa penghasil tenun ikat yang populer di Kabupaten Ende yaitu Desa Wolotopo Timur. Desa ini berlokasi seputar 1 jam perjalanan dari pusat Kabupaten Ende. Terkecuali lihat segera kesibukan menenun, Desa Wolotopo Timur juga mempunyai sebagian rumah kebiasaan yang masihlah ditinggali. Ada juga kuburan batu serta tempat melakukan upacara kebiasaan yang masihlah dipakai hingga saat ini.

Related posts