Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Pulau Tidung Kepulauan Seribu – Asik! Bukit Pianemo di Raja Ampat Telah Dipasang Tangga

Pulau Tidung Kepulauan Seribu – Wisatawan yang datang ke Raja Ampat pasti bakal rugi bila tak bertandang ke puncak bukit Pianemo. Dari puncak bukit itu kita dapat lihat suatu bentangan geopark yang mengagumkan. Gugusan beberapa puluh kepulauan terlihat tampak seperti barisan piramida. Sulitnya medan yang perlu dilewati waktu menuju puncak terbayar saat sukses mengalahkan bukit setinggi lebih kurang 200 mtr. itu.

Asik! Bukit Pianemo di Raja Ampat Telah Dipasang Tangga

Menteri Koordinator bagian Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono pernah menjajal tangga itu. Curamnya tangga bikin Agung pernah ngos-ngosan. Keringat membasahi pakaian yang dia gunakan. Menurut Agung pembangunan tangga itu untuk mempermudah medan menuju puncak. Diluar itu supaya pengunjung tak mengakibatkan kerusakan, menebang tanaman ataupun batuan di Bukit Pianemo. "Tangga ini di bangun satu diantara maksudnya supaya orang-orang yang datang tak mengakibatkan kerusakan (lingkungan)," kata Agung di Puncak Bukit Pianemo, Rabu (20/8/2014).

Bukit Pianemo jadi satu diantara obyek wisata andalan di Raja Ampat. Jumat (22/8) besok gagasannya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bakal bertandang ke bukit itu. Kehadiran Presiden SBY itu dalam rencana buka acara Sail Raja Ampat 2014. Nah, masalah tangga ini, tidak gampang lho bangunnya. Pembuatan tangga itu tidak bisa menebang satu juga batang pohon, atau mungkin mengakibatkan kerusakan batuan serta tanah di bukit itu. "Jadi di cari medan yang tidak mesti menebang pohon, atau mungkin menggempur tanah," cerita Andri seseorang petugas pembangunan. Hingga janganlah heran waktu naik menuju puncak bukit Pianemo ada batang pohon di tengah-tengah tangga.

Kayu yang dipakai untuk bikin tangga adalah kayu besi. Seluruhnya kayu dihadirkan dari luar Raja Ampat. Sulitnya medan juga jadi hambatan waktu membawa papan-papan kayu ke atas bukit. Persoalan yang lain yaitu seluruhnya material yang dipakai, seperti paku, gergaji dihadirkan dari Waisai. Seluruhnya peralatan itu diangkut memakai speed boat dengan cost carter Rp 8 juta sekali angkut.

Related posts