Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

sejarah ancol – Wanita 90 Tahun Pertaruhkan Semuanya Untuk Penyu di Turki

Wanita-90-Tahun-Pertaruhkan-Segalanya-Demi-Penyu-di-Turki

sejarah ancol – Ada banyak orang baik di dunia, seperti June Haimoff di Turki. Wanita berumur 90 tahun ini mempertaruhkan waktu, hidup, serta semuanya untuk penyu. Selain untuk pelestarian, penyu-penyu disana juga jadi daya tarik wisata. Begini kisahnya! 

Wanita-90-Tahun-Pertaruhkan-Segalanya-Demi-Penyu-di-Turki

Saat ini telah banyak kampanye pelestarian lingkungan di beberapa belahan dunia. Satu diantaranya yang mengambil perhatian yaitu June Haimoff, wanita asal Inggris yang dapat disebut menggunakan setengah hidupnya di Dalyan, suatu lokasi pantai di Propinsi Mugla, Turki. Kian lebih 30 tahun dia berjuang untuk menyelamatkan kehidupan penyu disana

Cerita Haimoff juga di uraikan oleh CNN Travel, Senin (7/4/2014). Dari 1975, Haimoff telah jatuh cinta dengan Pantai Iztuzu yang ada di Daylan. Pantai ini sungguh cantik, pasir putihnya membentang luas serta jadi batas alami pada delta dari sungai di Daylan dengan lautan biru di depannya. 

Kian lebih itu, Pantai Iztutu telah jadi habitat penyu laut atau Caretta caretta dari beberapa ribu tahun silam. Turis yang datang ke Pantai Iztutu pasti mudah bersua dengan penyu itu. Ini dapat yang jadi argumen Haimoff benar-benar suka pada pantainya serta malah tinggal bersama beberapa nelayan disana. 

Persoalan lalu nampak di tahun 1980-an. Waktu itu, banyak hotel yang berlomba-lomba untuk berdiri disana. Terdaftar, ada 1.800 kamar hotel yang gagasannya akan dibangun di sekitar Pantai Iztutu. Haimoff sudah pasti tidak setuju! 

Bukan hanya tanpa alasan, Haimoff berkeyakinan bila pembangunan hotel akan mengakibatkan kerusakan habitat penyu laut. Haimoff tidak diam serta mengumpat demikian saja, dia lalu berkampanye untuk perlindungan penyu. 

Selain masalah pelestarian, pembangunan hotel yang dapat beresiko buruk pada habitat penyu juga merugikan nelayan setempat. Penyu telah jadi daya tarik turis disana serta jadi pendapatan untuk nelayan yang menyewakan perahu. 

Haimoff mulai lakukan tindakan perlindungan penyu sejak mendengar ada berita pembangunan hotel di Pantai Iztutu. Awalannya dia hanya berjuang sendirian saja, sampai pada akhirnya orang-orang nelayan mendukung gerakannya. 

"Saya mengawalinya sendirian namun saya tidak mengerjakannya sendiri. Sampai saat ini pertempuran belum usai," tegas Haimoff. 

Mujur, tindakan kampanye pelestarian penyu Haimoff terdengar oleh pemerintah Turki. Pemerintah Turki pada akhirnya membatalkan proyek pembangunan hotel di seputar Pantai Iztutu. Usut mempunyai usut, tindakan dari Haimoff juga jadi pembicaraan dunia serta didukung dari Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth dan presiden World Wide Fund for Nature. 

Pemerintah Turki lalu menjanjikan pembangunan lokasi konservasi penyu disana. Namun, Haimoff justru menolaknya dengan cara halus. Dia berujar, Daylan bukanlah 'kebun binatang', serta penyu-penyu disana telah semestinya hidup dengan cara bebas di alam. 

Haimoff juga tidak segan menyapa yang memiliki kafe di seputar Pantai Iztutu yang buang sampah makanan ke laut. Walau argumennya untuk makanan penyu, Haimoff menegaskan bila bekas makanan jadi mengakibatkan kerusakan ekosistem penyu yang harusnya mencari makan di laut serta bekas makanannya mungkin saja sumber panyakit. 

Sampai saat ini, Haimoff yang tinggal di Kota Daylan selalu mengelar aksinya dengan nama Kaptan Juni Sea Turtle Conservation Foundation. Dia menggalang dana serta selalu mensosialisasikan pelestarian penyu walau telah berumur 90 tahun! 

Turis layak berterima kasih pada Haimoff. Di bulan Mei, turis yang datang ke Pantai Iztutu dapat lihat penyu bertelur di pantainya. Terdaftar, ada 300 penyu betina yang bertelur disana. Waktu dewasa, penyu itu dapat meraih panjang satu meter dengan berat 135 kg. 

Beberapa nelayan juga pantas berterima kasih pada Haimoff. Ada 600 kapal di seputar Pantai Iztutu punya beberapa nelayan yang dapat disewa turis untuk berlayar ke laut lalu menyelam untuk bersua penyu. Harga sewa perahu disana kisaran mulai USD 4 atau seputar Rp 45 ribu. 

Semoga tindakan Haimoff mungkin saja misal, begitu pentingnya kita melindungi kelestarian alam serta hewan-hewan di dalamnya. Nanti, manusia sendiri tersebut yang menikmati akhirnya serta generasi penerus tetap dapat lihat apa yang kita lihat hari ini.

Related posts