Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Tiket Masuk Pantai Sawarna – 8 Tempat Paling Cantik untuk Penggemar Arsitektur

Tiket masuk Pantai Sawarna – Siapa yang tidak mau mendatangi destinasi dengan arsitektur yang indah? Terkecuali asik untuk foto-foto, kota ini dapat mungkin saja memberi inspirasi. Tersebut 8 tempat paling cantik untuk penggemar arsitektur. Jejeran rumah imut atau warna-warni jadikan suatu kota menarik untuk jadikan tempat wisata.
Ditengok dari CNN, Selasa (9/9/2014) inilah 8 tempat paling cantik untuk beberapa penggemar arsitektur yang dapat didatangi :

8 Tempat Paling Cantik untuk Penggemar Arsitektur

1. Shirakawa-go serta Gokayama, Jepang
Sekali masuk pedesaaan ini, ditanggung terasa tengah di Eropa, terlebih waktu musim dingin. Ada di kaki pegunungan Japanese Alps, pedesaan Shirakawa-go serta Gokayama mempunyai bentuk atap rumah yang seperti tangan tengah berdoa. Sesungguhnya serupa dengan atap rumah umum, tetapi dengan kemiringan yang lebih runcing. Maksudnya, mempermudah salju yang turun waktu musim dingin. Umumnya rumah disana berjarak, serta kecil. Hingga memberi panorama sungguh indah! Adalah lokasi Warisan Dunia UNESCO, rumah-rumah yang ada disini telah berdiri sepanjang 400 th. lamanya.

2. Alberobello, Italia
Pertama kali lihat desa ini, pasti segera terpikir rumah kurcaci. Bentuk atapnya kerucut, dengan tembok yang terbuat dari susunan batu. Desa yang masuk dalam Website Warisan Dunia UNESCO ini ada di Puglia, Italia. Di bangun pada era ke-13, saat ini telah sedikit yang tempati rumah itu. Terlebih, rumah-rumah unik itu disulap jadi restoran, pertokoan serta kafe. Menarik!

3. Desa Taketomi, Jepang
Kembali ke Jepang, kesempatan ini ada Desa Taketomi di Pulau Taketomi, Okinawa, Jepang. Desa ini jadi percontohan modernisasi dari arsitektur tradisional Kerajaan Ryuku.
Style rumah yang simpel serta menarik. Semua rumah di desa ini tak ada yang tingkat. Juga, terbuat dari batu dengan atap berwarna merah. Lantaran lokasi ini kerap dirundung badai serta topan, jadi rumah ini yang paling masuk akal untuk didirikan. Diluar itu, rumah seperti ini dapat tahan panas serta lembab.

4. Bo-Kaap, Afrika Selatan
Traveler penggemar warna, harus datang ke Bo-Kaap di Cape Town, Afrika Selatan. Lokasi ini adalah sisi dari Malay Quarter yang disebut ruang rumah orang Asia Tenggara, termasuk juga orang Jawa. Pertama kali di bangun th. 1980, lokasi ini populer juga sebagai rumah berwarna. Nyaris seluruhnya warna dapat didapati disini dari mulai merah, oranye, hijau serta yang lain. Awalannya, rumah mereka dicat baru waktu Idul Fitri (untuk orang-orang Muslim yang tinggal disana). Lalu, seluruhnya ikuti dengan warna yang meriah juga.

5. Matera, Italia
Desa yang berdiri di perbukitan ini jadi tempat syuting favorite untuk menangkap situasi Yerusalem kuno. Masuk sebentar ke Matera, serta situasi itu dengan gampang terbangun. Rumah yang ada disini adalah gua-gua yang di buat oleh manusia. Diprediksikan rumah ini adalah tempat manusia pertama yang ada di Italia. Rumah ini diprediksikan telah
berdiri mulai sejak era ke-3. Apa yang bikin Matera menarik yaitu ukuran serta kerumitan dari rumah-rumah yang di buat dari batu. Lantaran, mungkin satu rumah terhubung dengan rumah lain serta menyatu di aula besar di tengah-tengah. Wah!

6. Setenil de las Bodegas, Spanyol
Yang bikin Setenil de las Bodegas menarik yaitu kombinasi arsitektur yang menyatu dengan alam. Ada dibawah bebatuan yang seperti menggantung di Rio Trejo, desa kecil ini sukses di bangun tanpa ada bikin sesak seluruhnya yang tinggal disana. Walau tampak padat, tetapi aliran hawa yang terwujud terus dapat bikin lokasi sejuk. Lantaran, angin
masih tetap dapat menelusup ke rumah-rumah yang di bangun disana. Juga, rumah yang ada disini, ada yang di bangun diluar, serta didalam bebatuan alam itu.

7. Salento, Kolombia
Satu lagi desa dengan warna yang meriah yaitu Salento. Ada di lokasi pusatnya kopi, Salento adalah bonus wisata untuk beberapa penggemar kopi. Umumnya rumah yang ada disini bertingkat dua dengan warna tembok putih. Yang menarik yaitu jendela serta pintunya, warna-warni! Terkecuali warna-warni, jendela serta pintu di rumah-rumah itu terbuat dari bambu. Kenapa bambu? Lantaran tahan gempa bumi. Rencana rumah seperti ini telah ada mulai sejak masa kolonial 200 th. lantas. Sungguh seperti tertarik ke saat lantas bukan?

8. Matmata, Tunisia
Nah, lokasi perumahan ini sangatlah pas untuk beberapa penggemar Star Wars. Matmata di Tunisia jadi tempat syuting dari film prequel Star Wars yang di buat th. 2002 dengan judul ‘Star Wars Episode II : Attack of the Clone’. Tidak heran, lantaran memanglah arsitektur di kota ini sangat unik. Sekilas seperti bukanlah di bumi. Matmata di kenal dengan kekhasan dari rumah guanya yang vertikal ke tanah. Tiap-tiap rumah diawali
dengan pintu melingkar serta ruang yang tingkat dua, tetapi turun ke bawah. Di buat seperti ini lantaran mempunyai tujuan hindari cuaca panas waktu siang hari

Related posts