Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Travel Pantai Sawarna – Berwisata Sembari Belajar di Kampoeng Pengetahuan Surabaya

Travel Pantai Sawarna – Di Jalan Semarang Surabaya ada sentra pedagang buku sisa. Uniknya tempat yang diberi nama Kampoeng Pengetahuan ini didesain sedemikian rupa oleh Pemkot Surabaya sampai menarik wisatawan. Pas untuk aktivitas akhir minggu. Juga sebagai kota tua, Surabaya mempunyai demikian banyak gedung-gedung tua warisan kolonial Belanda.

Berwisata Sembari Belajar di Kampoeng Pengetahuan Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya mencanangkan gedung-gedung tua warisan Belanda itu juga sebagai bangunan cagar budaya, hingga banyak menghadirkan wisatawan. Beberapa dari gedung-gedung itu dialihfungsikan jadi kantor-kantor utama atau hotel di kota ini. Beberapa lagi terus berperan seperti waktu bangunan itu baru didirikan. Apabila Anda lakukan perjalanan menuju lokasi Pasar Turi Surabaya. Ada suatu lokasi, Jalan Semarang namanya.

Di samping kanan jalan, traveler bakal temukan banyak stan atau lapak-lapak beberapa perajin perlengkapan rumah tangga berbahan aluminium. Sesaat di samping kiri jalan kita banyak temukan lapak-lapak pedagang buku-buku sisa. Beberapa pedagang buku-buku sisa serta murah inilah yang menarik perhatian saya.

Di Jalan Semarang, tak jauh dari Stasiun Kereta Api Pasar Turi, kurang lebih 200 mtr., traveler bakal merasakan suatu gang atau kampung. Nah, kampung ini adalah sentra beberapa pedagang buku sisa serta murah. Kampung tempat beberapa pedagang buku sisa ini bernama ‘Kampoeng Ilmu’.

Kampung ini dulunya adalah himpunan pedagang kaki lima. Sejak alami penggusuran, mereka membuat suatu paguyuban bernama Serikat Pedagang Kaki Lima Bubutan. Mereka berontak, terasa terinjak lantaran ladang tempat mencari makannya digusur. Demonstrasi santun juga sebagai obat yang ampuh pada akhirnya dikerjakan juga oleh beberapa pedagang buku sisa itu.

Pemerintah Kota Surabaya pada akhirnya temukan jalan keluar dengan sediakan tempat kosong di Jalan Semarang No 55, Surabaya. Suatu perkampungan yang terbagi dalam 84 stan pedagang buku sisa serta murah dengan beragam fasilitasnya pada akhirnya berdiri disana. Kampoeng Pengetahuan jadi tempat wisata pendidikan yang juga dibanggakan oleh warga Surabaya, terkecuali gedung-gedung tua warisan Belanda.

Disini traveler bakal nikmati beragam sarana berbentuk ruangan serbaguna, pendopo, toilet, mushala, perpustakaan, kantin, green house, kolam ikan, serta tentu stan-stan pedagang buku-buku sisa. Awalannya ada kolam renang untuk anak-anak di kampung ini, namun lama kelamaan lantaran kurangnya perawatan saat ini kolam renang itu berpindah manfaat juga sebagai kolam ikan lele.

Tetapi, kolam ikan ini terus jadi daya tarik wisatawan anak-anak waktu mereka berburu buku-buku pelajaran di Kampoeng Pengetahuan. “Waktu th. ajaran baru tiba, Kampoeng Pengetahuan banyak diserang pengunjung,” ungkap Lutfi (29) warga asal Jalan Peneleh, Surabaya.

Lutfi yang setiap harinya setia melindungi perpustakaan di Kampoeng Pengetahuan memberikan bahwa pengunjung waktu masuk th. ajaran baru seharinya dapat meraih 1.000 orang. Wah, cukup banyak untuk ukuran pengunjung stan buku sisa. Pada awal mulanya pemuda lajang ini terima pembekalan lebih dahulu berbentuk pendidikan serta latihan dari dinas perpustakaan kota serta provinsi. Karuan saja ia terlihat cakap melayani tiap-tiap pengunjung perpustakaan Kampoeng Pengetahuan.

Untuk memperoleh beragam buku paket pelajaran sisa dengan harga terjangkau dari mulai TK hingga perguruan tinggi dapat Anda dapatkan di Kampoeng Pengetahuan Surabaya. Waktu saya berkunjung kesana, seseorang dosen dari satu diantara perguruan tinggi swasta di Surabaya pernah berburu buku disini. Terlebih sang dosen memberikan keyakinan pada saya bahwa di Kampoeng Pengetahuan ini ada buku-buku ilmiah yang mungkin saja sisa namun tak kita dapatkan di perpustakaan besar maupun toko buku moderen.

“Tokoh sekaliber Hermawan Kertajaya yang pakar marketing itu, juga pernah menyambangi Kampoeng Pengetahuan,” lanjut Lutfi. Diluar itu, Wakil Walikota Surabaya Bambang DH sempat juga menyempatkan diri berkunjung di Kampoeng Pengetahuan di sela-sela jam kerjanya. “Kampoeng Pengetahuan terkecuali juga sebagai sentra pedagang buku-buku sisa dapat juga digunakan umum untuk kepentingan lain seperti acara- acara bedah buku, sarasehan, dialog, seminar dan sebagainya” tambah Lutfi.

Tertarik berkunjung ke Kampoeng Pengetahuan waktu ke Surabaya? Traveler dapat melancong dengan kendaraan pribadi atau naik angkutan umum. Dari Terminal Purabaya, Bungurasih-Sidoarjo cukup naik bus kota jurusan Pasar Turi Surabaya (P-2) atau dari Terminal Joyoboyo naik bemo line D. Kendaraan umum tadi dengan gampang mengantar Anda ke Kampoeng Pengetahuan lantaran tempatnya yang strategis.

Related posts