Our Mission
  • Kepuasan Anda Menjadi Tujuan Utama Kami

  • Cheap, Fun n Memorable

  • Berpengalaman lebih dari 5 Tahun

Wisma Dermaga Pulau Pramuka – Unik, Gua di Kabupaten Maros Ini Dahulu di Dalam Lautan!

Wisma Dermaga Pulau PramukaKabupaten Maros di Sulawesi Selatan benar-benar kaya bakal gua serta perbukitan karst. Lihat kontur alamnya yang unik, beritanya daerah ini pada zaman purba yaitu lautan.

Unik, Gua di Kabupaten Maros Ini Dahulu di Dalam Lautan!

Di seputar Gua Pettae ada banyak fosil kerang. Ada beberapa ratus gua di perbukitan cadas atau karst, di lokasi Kabupaten Maros serta Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan. Dari temuan arkeologi, seratus salah satunya ditemukan jejak peninggalan purba, berbentuk lukisan serta peralatan dari batu yang dipakai oleh manusia pada zaman prasejarah.

Satu diantaranya ada di Gua Pettae, atau dalam bhs setempat dimaksud Leang Pettae. Gua ini berlokasi di ruang Taman Prasejarah Leang-Leang. Gua ini posisinya berdekatan dengan Leang Petta Kere yang sempat juga ditempati oleh manusia purba.

Leang Pettae yang mempunyai ketinggian 50 mdpl, mempunyai langit-langit gua yang sempit. Gua ini mempunyai tinggi 8 mtr. serta lebar 12 mtr.. Di sekitar Gua Pettae yaitu daratan, di sekelilingnya ada sawah serta pemukiman. Tetapi siapa kira, ruang ini pada zaman purba adalah lautan.

Bukti otentiknya tetap bertebaran di seputar mulut gua, berbentuk benda-benda laut. Di situ sangat banyak ada kulit kerang, baik yang tetap utuh ingin juga yang sudah jadi fosil.

Di museum yang berlokasi tidak jauh dari gua, juga dipajang sebagian fosil kerang laut serta sebagian cangkang kerang yang besar. Sesaat itu dari info yang didapatkan dari guide yang memandu kami, Leang Pettae adalah tempat awal dari riset pada gua-gua prasejarah, serta awal penemuan lukisan dinding di Kabupaten Maros.

Penelitiannya dikerjakan pada th. 1950 oleh dua orang arkeolog Belanda, yakni Van Heekeren serta Heeren Palm. Mereka temukan gambar pada dinding gua. Mulai sejak tersebut riset dikerjakan dengan cara intensif untuk tahu jejak tempat tinggal prasejarah di lokasi itu. Dengan saat tempuh seputar satu jam dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, luangkan ke gua ini apabila Anda bertandang ke Makassar.

Related posts